Sebuah Kisah tentang Hadiah Natal..


Menjelang hari Natal, seorang ayah membeli beberapa hadiah untuk anak-anaknya, juga beberapa gulungan kertas kado. Putrinya yang masih kecil, meminta satu gulung.
“Untuk apa?” tanya sang ayah.
“Untuk kado, mau kasih hadiah” jawab si kecil.
“Jangan dibuang-buang ya.” pesan sang ayah, sambil memberikan satu gulungan kecil…

Pada hari Natal, pagi-pagi sekali si kecil sudah bangun dan membangunkan papanya,
“Pa, Pa… Ayo bangun pa, sekarang hari Natal!”
Sang ayah yang sekalipun masih lelah, bangun juga sambil tersenyum,
“Ya, Grace, selamat hari Natal, kenapa pagi-pagi sudah bangunin papa?”
Sambil tertawa riang si kecil menjawab,
“Grace punya hadiah buat papa!”
Sang ayah tersenyum lebar sambil bangkit dan menggendong putri kecilnya,
“Mana hadiahnya?”
“Ada di bawah pa, di bawah pohon Natal!”

Di bawah ternyata sudah berkumpul semua anggota keluarga yang lain. Semuanya bangun pagi-pagi untuk membuka kado, tidak ada seorangpun yang mau membuang waktu untuk merayakan Natal…
Sang ayah mencium istri dan anak-anaknya yang lain, semuanya saling berpelukan dan mengucapkan selamat hari Natal. Si kecil kemudian mengambil sebuah kado kecil dari bawah pohon natal dan memberikannya kepada ayahnya. Sang ayah mengenali pembungkus kado yang pernah diminta si kecil…

“Ini buat papa.”
“Terima kasih Grace… Apa isinya sayang?”
“Hadiah Natal buat papa. Buka dong pa, buka sekarang.”

Sang ayah membuka hadiah itu. Ternyata di dalamnya berisi sebuah kotak kecil yang kosong, tidak berisi apa pun.
“Ah, malaikat kecil papa bisa saja. Kadonya kok kosong. Grace lupa masukin hadiahnya ya?” papanya tersenyum.
Tapi si kecil menjawab dengan ekpresi sungguh-sungguh di wajahnya,
“Nggak pa, nggak kosong. Tadi, Grace masukin buaanyaak sekali ciuman buat Papa!…”

Sang ayah tersenyum lagi, ini hari Natal yang luar biasa baginya. Ia mengangkat putri kecilnya, dipeluknya, diciumnya.
“Grace, papa belum pernah menerima hadiah seindah ini. Papa akan selalu menyimpan kotak ini. Papa akan bawa ke kantor dan sekali-sekali kalau perlu ciuman Grace, papa akan mengambil satu. Nanti kalau kosong, diisi lagi ya?”

———-

Kotak kosong yang sesaat sebelumnya dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apa pun, tiba-tiba terisi penuh, tiba-tiba memiliki nilai yang begitu luar biasa. Apa yang terjadi ? Ternyata isinya cinta…

Banyak hal di dunia ini yang buat kita hanyalah merupakan hal-hal biasa yang kita lalui sehari-hari. Yang kadang tidak berarti apa-apa buat kita… Seperti terbitnya matahari di sebelah timur, kesegaran udara pagi dan kicau burung. Pohon-pohon yang meneduhi kita di siang hari, harumnya bunga-bunga di pinggir jalan…

Setiap hari kita melewatinya begitu saja, lupa bahwa semuanya itu adalah tanda cinta dari Tuhan. Kematian-Nya di kayu salib adalah cara-Nya untuk berkata “Aku sangat mencintai engkau”. Dan setiap hari Dia ingin mengatakan hal yang sama, melalui banyak hal di sekeliling kita…
Kita hanya perlu berhenti sejenak dan memperhatikan…

sumber : adhiesangpemimpi.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: