Snape, is he a hero ?..


Snape .. kayaknya semua udah pada tau deh, kalo yang belum tau, aku jelasin dikit ya, Snape itu salah satu tokoh di Harry Potter ..

Seperti janji gw kemarin, gw mau nulis satu artikel khusus untuk Snape, check it out yaa temen2 ..

Pertama ngebaca tentang Snape, sebel juga sama dia, soalnya dia selalu aja nge-jahat-in Harry di kelas Ramuannya, entah itu ngatain Harry anak yang sombong dan sok tau kayak bapaknya, ataupun dengan kata-kata lain yang jelas nyakitin ..
Snape selalu ngasih pandangan gak suka ke Harry, istilah yang lebih tepat ‘benci’. Tapi ada beberapa waktu Harry sadar kalau pandangan Snape ke dia itu gak sepenuhnya rasa benci, ada sesuatu d mata Snape yang Harry gak bisa ngerti apa.
Snape itu terkenal sebagai guru yang paling seneng cari-cari kesalahan Harry, sekecil apapun itu, dan paling seneng ngurangin angka asrama Gryffindor dengan alasan ‘kesalahan Harry’.

Tapii, jangan cuma liat kebencian-kebencian Snape di atas aja, coba kita liat yang ini :
Snape nyelametin Harry dari sapunya yang bergerak gak tentu arah yang bisa ngebahayain keselamatan Harry di taun pertama Harry.
Snape nyelametin Harry dari Dementor di taun ketiga.
Snape selalu jagain Harry diem-diem di taun keempat ( termasuk memperlihatkan tanda kalau Kau-Tau-Siapa sudah kembali — berhubung dia mantan Death Eater jadi dia punya tanda kalo Kau-Tau-Siapa kembali )
Snape ngajarin Harry Occlumency di taun kelima ( walaupun berhenti sejak Harry masuk ke kenangan terburuk Snape )

Sayangnya, kebencian Harry pada Snape mulai meluap mulai akhir taun kelimanya, setelah Sirius ( wali Harry ) meninggal. Harry menyalahkan diri sendiri atas kematian Sirius, sekaligus menyalahkan Snape yang sebelumnya pernah menyebut Sirius ‘pengecut’. Harry pikir kalau kata-kata Snape itulah yang membuat Sirius selalu berusaha keluar markas Orde, padahal menurut Dumbledore, Sirius paling aman bersembunyi dan tidak boleh keluar markas. Ditambah lagi di taun keenam, di luar dugaan, Snape membunuh Dumbledore di akhir cerita. Harry belum pernah membenci orang lain sebesar ia membenci Snape !! Dalam pikiran Harry, Snape itu pengkhianat, Snape itu gak lebih baik dari sampah.

Akhirnya semua rahasia terbongkar di buku Harry Potter yang terakhir, and well, buat gw terharu ..

(spoiler buat yang belum baca buku ke-7)

Snape itu selalu bekerja untuk Dumbledore sejak saat Kau-Tau-Siapa memburu keluarga Harry ( khususnya Lily, ibu Harry, yang juga merupakan wanita yang paling dan selalu dicintai Snape ). Snape jadi mata-mata Kau-Tau-Siapa untuk Dumbledore, Snape membahayakan dirinya untuk melindungi Harry. Karena Dumbledore pernah bilang ke Snape kalau Snape mencintai Lily, seharusnya Snape menjaga agar Harry tetap hidup, karena Kau-Tau-Siapa tidak akan pernah berhenti sebelum berhasil membunuh Harry.

Yang luar biasa, Snape mau melindungi Harry untuk cintanya pada Lily, mengalahkan kebenciannya pada James ( ayah Harry yang memang udah gak akur sama Snape sejak mereka masih di sekolah ). Snape selalu mencintai Lily, bahkan Dumbledore pun terharu akan ketulusan cinta Snape untuk Lily.

Harry baru tau semua itu menjelang akhir buku ke-7, dari kenangan yang Snape kasih ke dia sebelum meninggal, di dalam kenangan itu semuanya terungkap.

Dari situ Harry tau arti pandangan kompleks yang sering dia tangkep dari mata Snape kalau mata mereka gak sengaja bertemu. Itu cinta, mata Harry persis dengan mata yang dimiliki Lily, dan permintaan terakhir Snape sebelum meninggal adalah menatap mata Harry .

Akhirnya Harry mengetahui seberapa banyak pengorbanan Snape.

Hmmm, terharu gak temen-temen ?
Menurut gw pribadi, mungkin setelah 7 taun melindungi Harry, Snape juga punya perasaan sayang ke Harry, itulah sebabnya dia merasa miris ketika Dumbledore memberitahu Snape kalau Harry akhirnya harus mati dan Kau-Tau-Siapa sendiri yang harus melakukannya ( tapi terakhirnya gak kok, yang mati itu horcrux yang ada di tubuh Harry, dan Harry tetap hidup sampai akhir ) ..
Snape itu tercabik antara cintanya sama Lily dan kebenciannya sama James. Tapi toh meskipun tidak bisa sepenuhnya menghilangkan rasa gak sukanya sama Harry karena bayang-bayang James, Snape tetap memilih melindungi Harry sammpai akhir hayatnya. Itu yang menyentuh .

Snape berani, ia memilih untuk berani, meskipun taruhannya itu nyawanya, dia berbohong di depan Kau-Tau-Siapa, menjadi mata-mata, membahayakn nyawanya semata-mata untuk melindungi Harry, dengan satu syarat untuk Dumbledore : tidak akan memberitahu siapapun mengenai ini.

Snape melindung Harry, tapi gakmau siapapun tau, mungkin dia gak tahan semua tau kalau dia melindungi anak James, anak laki-laki yang dibencinya.

Dan manis pada akhirnya,
Harry menyelipkan nama ‘Severus’ ( Nama Snape ) dalam nama anaknya yang kedua ‘Albus Severus’sebagai penghargaan juga pengingat akan Snape, dan Harry juga memastikan lukisan Snape tergantung di ruang kepala sekolah di Hogwarts.

It’s the enddddd,

Waktu anak Harry yang kedua tanya ke Harry bagaimana kalau dia sampai masuk ke Slytherin,
Harry jawab, topi seleksi akan mempertimbangkan pilihan anaknya, kalau memang dia ingin di Gryffindor dan tidak ingin di Slytherin tapi seandainya ia memang di Slytherin kenapa tidak ? Harry bilang, orang paling berani yang pernah ditemui Harry di dunia ini dululnya ada di Slytherin, dan orang yang dimaksud Harry itu adalah Severus Snape.

And, apa sih yang diraguin lagi sama gw? Bagi gw, Snape itu pahlawan. Snape is a hero ..

SEkian dulu ya all .. GBu🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: